Pages

Labels

Tampilkan postingan dengan label Banyuwangi punya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banyuwangi punya. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juni 2016

6 fakta unik banyuwangi

6 FAKTA UNIK KABUPATEN BANYUWANGI

Banyuwangi merupakan salah satu kabupaten di provinsi jawa timur yang sedang naik daun akhir akhir ini. Kabupaten berjuluk “ The Sunrise of Java” ini terletak di ujung timur pulau jawa. Itulah kenapa banyuwangi di juluki “The Sunrise of Java” karena banyuwangi yang pertama kali merasakan cahaya sunrise di pulau jawa. Kabupaten banyuwangi juga berbatasan dengan 3 kabupaten yaitu kabupaten bondowoso, situbondo, dan jember.


Kabupaten yang mempunyai banyak wisata yang indah ini memiliki beberapa fakta yang cukup unik. Berikut ini fakta unik tentang kabupaten banyuwangi.
1. Kabupaten terluas di pulau jawa.
Memiliki luas sekitar 5.782,50 km^2 menjadikan banyuwangi kabupaten terluas di jawa timur bahkan di pulau jawa. Mulai dari daratan tinggi hingga rendah ada di kabupaten banyuwangi. Sebelah utara dan selatan banyuwangi tertutupi oleh alas yang angker. Sedangkan barat dan timur kabupaten banyuwangi adalah pegunungan dan laut. 

Selasa, 31 Mei 2016

10 peta wisata Banyuwangi

10 Peta Wisata Banyuwangi




Tempat wisata banyuwangi Lengkap Wajib Dikunjungi merupakan salah satu bagian dari Wisata Jawa Timur yang cukup unggul. Banyuwangi merupakan Pemerintahan Kabupaten bagian dari Propinsi Jawa Timur. Lokasinya di ujung timur propinsi Jatim dan berdekatan dengan wisata Bali. Dari pusat  kabupaten Jawa Timur dengan kendaraan darat butuh waktu sekitar 8 jam. Namun di Banyuwangi saat ini sudah ada bandara atau airport yang sudah buka sekitar tahun 2010 namanya Blimbing sari, sesuai dengan nama lokasi berada.

Asal usul kota banyuwangi

CERITA ASAL USUL KOTA BANYUWANGI



Pada zaman dahulu kala ada Subuah kerajaan yang diperintah oleh Raja, Raja tersebut mempunyai seorang putra bernama "Raden Banterang". Kegemaran Raden Banterang adalah berburu. Pada suatu hari Raden Banterang pergi berburu di hutan disertai bersama – sama dengan abdinya. Ketika di tengah hutan Raden Banterang sedang berjalan sendirian, ia melihat seekor kijang melintas di depannya, segera mengejar kijang itu hingga masuk hingga masuk ke hutan. Sehingga Ia terpisah dengan para pengiringnya.